Objek Wisata Ternama di Cileungsi, Taman Buah Mekarsari dikabarkan Tutup Permanen. Begini Nasibnya Sekarang!
Meningkatnya kasus Corona
Virus Disease atau COVID-19 membuat berbagai tempat wisata di
kawasan Kabupaten Bogor ikut terkena dampaknya. Salah satunya yaitu Taman Buah
Mekarsari.
Dalam rangka upaya
megurangi penyebaran COVID-19, Taman Buah Mekarsari pun ikut ditutup. Tetapi
benarkah bahwa Taman Buah Mekarsari akan ditutup permanen?
Objek wisata yang
berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM 3, Kec. Cileungsi, Bogor, Jawa
Barat merupakan gagasan dari Almh. Ibu Tien Soeharto, lho. Mekarsari mulai
dibangun pada tahun 1990 dan resmi dibuka pada tahun 1995, tepatnya pada Hari
Pangan Sedunia, yaitu pada 14 Oktober 1995 dan diresmikan langsung oleh
Presiden Republik Indonesia yang ke-2, yaitu Bapak Soeharto.
Tujuan Ibu Tien
memprakarsai Taman Buah Mekarsari adalah untuk meningkatkan kualitas dan
popularitas buah-buahan di Indonesia agar dapat bersaing di pasar nasional dan juga
internasional, serta untuk mengangkat harkat dan martabat petani Indonesia.
Pada awalnya, Taman Buah
Mekarsari ini dikonsepkan sebagai tempat untuk konservarsi tumbuhan saja, namun
seiring berjalannya waktu, konsep tersebut ditambah menjadi area untuk
reboisasi, konservasi, edukasi dan tentunya untuk rekreasi.
Di Mekarsari pengunjung
bisa langsung memetik dan mencicipi buah yang baru di panen, lho. Seru banget
kan? Selain itu di sana juga pengunjung bisa menikmati wisata perahu,
memancing, dan membeli langsung bibit tanaman buah di sana.
Sebagai salah satu pusat
pelestarian keanekaragaman hayati terbesar di Indonesia, juga sebagai objek
wisata ternama di Cileungsi, tentu sebagai warga Cileungsi jadi sedih banget
kalo Mekarsari ditutup permanen. Ikon Cileungsi apa lagi dong ya kalau
Mekarsari ditutup? Kan belum afdol rasanya kalo main ke Cileungsi tanpa
mengunjungi Mekarsari.
Kabar ini berawal dari
salah satu unggahan pengguna Facebook, pada unggahan tersebut dirinya mengklaim
bahwa Mekarsari akan ditutup secara permanen. Disusul berbagai postingan lain
di sosial media yang juga menyebutkan bahwa Mekarsari akan berubah menjadi
perumahan.
Namun kabar tersebut
langsung dibantah oleh pihak pengelola Mekarsari. Melalui akun instagramnya,
pihak pengelola menyebutkan bahwa kabar yang selama ini beredar di sosial media
hanyalah kabar hoax yang disebar orang yang tak bertanggung jawab tanpa
ada dasar yang sesungguhnya.
Pihak mereka menyebutkan
bahwa Mekarsari akan tetap menjadi pusat pelestarian kekayaan hayati, khususnya
yaitu tanaman buah tropis di Indonesia, dan juga tentunya sebagai objek wisata
argo.
Jadinya, tak perlu gundah
gulana. Kita tetap bisa menikmati pesona Taman Buah Mekarsari, lho. Karena
Mekarsari akan tetap buka dan menjadi objek wisata argo di Cileungsi.
(Rumah Pohon)
Sumber:
Dokumentasi Penulis
Harga tiketnya pun cukup
ramah di kantung, yaitu hanya sebesar Rp20.000,- untuk tiket regulernya, dan
bila tertarik untuk naik kereta, hanya dikenakan biaya tambahan Rp15.000,-
untuk tiket kereta. Di sana pun ada beragam penawaran paket kunjungan juga, lho
yang bisa kalian pilih sesuai keinginan kalian nanti saat berkunjung ke sana.
Untuk info lebih lanjut,
teman-teman bisa cek langsung melalui instagram @mekarsari_fruitgarden
atau melalui website resmi Mekarsari agar terhindar dari hoax
yang bertebaran di sosial media. Dan jangan lupa tetap patuhi protokol
kesehatan, ya!
Semoga ke depannya, pengelola
lebih memperhatikan kepuasan pengunjung dengan lebih memperhatikan dan
merapikan setiap sudut di Mekarsari. Dengan harapan, Taman Buah Mekarsari bisa
lebih berkembang dan menjadi objek wisata menarik di Kabupaten Bogor. Jadi
jangan ragu untuk main ke Cileungsi, ya!



Komentar
Posting Komentar